Sabtu, 29 September 2012

MANAJEMEN PERALATAN DALAM KEGIATAN ALAM BEBAS

   Dalam melakukan kegiatan di alam bebas, peralatan dan perlengkapan adalah hal yang sangat penting untuk menunjang proses berlangsungnya kegiatan, meskipun peralatan dan perlengkapan bukanlah satu satunya faktor. Manajemen peralatan hanyalah satu bagian dari manajemen perjalanan. Manajemen peralatan meliputi perencanaan dan persiapan alat pra dan pasca kegiatan, teknik packing,serta penggunaan alat. Namun untuk penggunaan alat tidak akan dibahas disini.
1. Perencanaan
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan peralatan dan perbekalan untuk suatu kegiatan alam bebas adalah:

a. Durasi atau lamanya kegiatan
Lamanya kegiatan berkaitan erat dengan jumlah peralatan dan perbekalan yang akan dibawa. Sebagai contoh, kegiatan yang berdurasi 1 minggu akan mebutuhkan perbekalan yang lebih banyak ketimbang kegiatan yang berdurasi 3 hari

b. Jenis kegiatan
Jenis kegiatan akan menentukan jenis alat yang dibawa. Contoh: alat yang dibawa dalam kegiatan panjat tebing akan berbeda dengan alat yang di bawa dalam kegiatan arung jeram.
c. Karakteristik wilayah
Jenis peralatan juga menentukan jenis alat yang dibawa. Contoh: sepatu untuk pendakian gunung es tentu berbeda dengan sepatu untuk pendakian gunung tropis

d. Jumlah peserta kegiatan
Semakin banyak jumlah peserta maka jumlah peralatan dan perbekalan yang dibutuhkan akan lebih besar.


2. Peralatan
Peralatan dalam kegiatan alam bebas pada dasarnya adalah untuk menunjang berjalannya kegiatan, meningkatkan keamanan dan keselamatan, serta memberikan kenyamanan dalam berkegiatan

Secara umum, jenis peralatan dapat kita bagi menjadi tiga :

a. Peralatan dasar
Yaitu peralatan yang selalu kita perlukan setiap saat.

Berikut adalah daftar peralatan dasar yang harus dibawa dalam berkegiatan dialam bebas:

No, Jenis dan Nama Alat :

1. Backpack : Carrier, rucksack
2. Shelter : Tenda, Flysheet
3. Perlengkapan masak dan makan : Nesting, Kompor, Bahan bakar, tempat air
4. Perlengkapan tidur : Sleeping bag, matras
5. Pakaian : Pakaian jalan, pakaian tidur, pakaian hangat, pakaian ganti, topi lapangan, balaklava, kaos kaki, sepatu
6. First aid kit : Obat obatan, plester, kain kassa
7. Survival kit : Sign device, pemantik, parafin, kail, senar, pemurni air, pisau serbaguna, serbuk kayu, lup
8. Repair kit : Benang, jarum, peniti
9. Peralatan penerangan : Senter, headlamp, lilin, bohlam dan baterai cadangan
10. Perlengkapan sanitasi : Alat mandi, kantong sampah, tissu gulung
11. Perlengkapan jalan : Golok tebas (hutan tropis rapat), crampon (gunung es), webbing,karabiner, jam tangan
12. Alat komunikasi : Handy Talky, Hand Phone
13. Peralatan Navigasi : Peta, Kompas, Protaktor, GPS, Buku Panduan
14. Peralatan Dokumentasi : Kamera, Handycam, Alat tulis dan buku catatan

b. Peralatan khusus
Yaitu peralatan yang dibutuhkan sesuai dengan jenis aktifitas dan tujuan kegiatan. Contoh: peralatan yang dibutuhkan untuk kegiatan panjat tebing yaitu harness,karabiner, webbing,tali kernmantel,dll.

c. Peralatan tambahan
Yaitu peralatan yang dibawa dengan tujuan menambah kenyamanan dan bersifat pelengkap saja. Contoh: Bantal udara, hammock, alat musik,dll

3. Packing
Packing adalah proses pengepakan barang barang yang akan dibawa selama berkegiatan kedalam ransel.Packing yang baik akan membuat perjalanan menjadi lebih nyaman. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika packing:

a. Perhatikan pusat gravitasi. Isilah objek yang padat dan berat pada bagian ransel yang paling dekat dengan pusat gravitasi.

b. Bagi beban yang seimbang di bagian kiri dan kanan

c. Kelompokkan peralatan sesuai kegunaannya

d. Maksimalkan tempat yang ada.

e. Tempatkan barang yang sering digunakan pada bagian yang mudah di jangkau saat dibutuhkan. Contoh: peta,kompas, senter, kotak first aid kit diletakkan di bagian atas carrier

f. Hindari menggantung barang diluar carrier/backpack karena akan mengganggu perjalanan dan memperbesar resiko kehilangan peralatan.

g. Perhatikan karakteristik sebuah benda karena hal ini menentukan bagaiman caranya benda tersebut di packing.

h. Lindungi semua peralatan yang mudah basah dengan plastik packing,

i. Perhatikan berat beban yang anda bawa. Idealnya,kita mampu mengangkat beban dengan berat 1/3 dari berat badan kita sendiri

Kecakapan packing adalah hal mutlak yang dibutuhkan oleh para penggiat alam bebas. Kecakapan ini meliputi kecepatan dan kerapian packing. Kondisi alam yang mudah berubah membuat penggiat alam bebas harus mampu packing dengan cepat. Sedangkan kerapian packing menunjukkan siapa anda sebenarnya. SEOrang penggiat alam bebas berpengalaman tidak akan pernah bermasalah dengan kerapian packingnya.

Packing adalah gabungan ilmu, teknik, dan seni. Dari packing, kecakapan dan pengalaman anda akan dapat terukur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar